Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, sehingga fasilitas pendidikan ini dapat dipakai pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Menteri PU Dody Dizzy menyatakan bahwa percepatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan di daerah‑daerah tertinggal.
Beberapa langkah strategis yang diambil antara lain:
- Penambahan tenaga kerja dan peralatan konstruksi di lokasi‑lokasi prioritas.
- Peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait.
- Pengalokasian dana tambahan melalui anggaran khusus percepatan pembangunan.
Target utama pada fase kedua meliputi:
- 20.000 unit sekolah baru yang siap pakai.
- Renovasi 5.000 sekolah yang sudah ada.
- Penyediaan fasilitas pendukung seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang ibadah.
Berikut perkiraan alokasi anggaran per wilayah yang akan menerima pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II:
| Wilayah | Anggaran (Miliar Rp) |
|---|---|
| Sumatera | 1.200 |
| Kalimantan | 1.050 |
| Sulawesi | 950 |
| Jawa‑Bali | 2.300 |
| Indonesia Timur | 800 |
Dengan percepatan ini, diharapkan ribuan anak-anak di daerah terpencil dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Menteri Dody menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau progres proyek dan menindak tegas segala hambatan yang muncul.