Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | Kementerian Kesehatan meluncurkan Program Homecare dengan tema “Mewujudkan Dokter Keluarga untuk Semua”. Program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer dengan membawa pelayanan medis langsung ke rumah pasien, terutama bagi mereka yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.
Melalui Homecare, tim medis—termasuk dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya—akan melakukan kunjungan rutin ke rumah pasien untuk melakukan pemeriksaan, memberikan resep, serta melakukan edukasi tentang pencegahan penyakit. Salah satu fokus utama program ini adalah percepatan penemuan kasus tuberkulosis (TB). Dengan mengidentifikasi gejala TB lebih awal di lingkungan rumah, tim dapat merujuk pasien ke fasilitas khusus untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.
- Integrasi dengan Layanan Primer: Homecare berfungsi sebagai perpanjangan tangan puskesmas dan klinik, sehingga data kesehatan pasien dapat langsung terhubung ke catatan elektronik nasional.
- Peningkatan Deteksi TB: Pemeriksaan batuk kronis, tes dahak, dan edukasi tentang tanda bahaya dilakukan secara proaktif selama kunjungan.
- Target Populasi: Lansia, penyandang disabilitas, pasien kronis, serta wilayah dengan akses transportasi terbatas.
- Manfaat Ekonomi: Mengurangi beban biaya transportasi dan kunjungan ke rumah sakit, serta menurunkan angka penularan melalui penanganan dini.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Yulianto, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat menurunkan angka prevalensi TB nasional sebesar 10% dalam lima tahun ke depan. Ia menambahkan bahwa data kunjungan Homecare akan dipantau secara real‑time untuk memastikan respons cepat terhadap kasus yang teridentifikasi.
Implementasi awal akan dimulai di 15 provinsi dengan prioritas wilayah yang memiliki tingkat kasus TB tertinggi. Setiap tim Homecare dilengkapi dengan perangkat mobile yang terhubung ke sistem informasi kesehatan, sehingga dokter dapat mencatat temuan, mengirimkan resep elektronik, dan mengatur rujukan secara digital.
Pendekatan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target Sustainable Development Goal (SDG) 3, yaitu memastikan kesehatan yang baik dan kesejahteraan bagi semua usia. Dengan menempatkan layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat, diharapkan partisipasi warga dalam program imunisasi, kontrol penyakit tidak menular, dan penanggulangan TB dapat meningkat secara signifikan.
Keberhasilan Program Homecare akan dievaluasi setiap tahun melalui indikator cakupan layanan, waktu deteksi kasus TB, serta kepuasan pasien. Jika hasilnya positif, program ini berpotensi diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.