Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Kementerian Perhubungan menilai pembukaan rute Batik Air Jakarta‑Muara Bungo sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antar wilayah serta menstimulus pertumbuhan ekonomi di daerah Sumatera Selatan.
Selama ini Muara Bungo hanya dilayani oleh penerbangan charter dan sedikit maskapai domestik, sehingga akses ke ibu kota dan pusat bisnis tetap terbatas. Dengan beroperasinya penerbangan reguler Batik Air, waktu tempuh antara Jakarta dan Muara Bungo dapat dipersingkat menjadi sekitar dua setengah jam, memberikan pilihan alternatif bagi pelaku bisnis, wisatawan, dan pemilik barang.
Berikut beberapa dampak yang diantisipasi:
- Peningkatan arus penumpang tahunan yang diproyeksikan mencapai 30.000 orang pada tahun pertama operasional.
- Perluasan peluang investasi di sektor logistik, agribisnis, dan pariwisata di wilayah sekitar Muara Bungo.
- Penggerak utama bagi perkembangan infrastruktur pendukung, seperti hotel, restoran, dan fasilitas transportasi darat.
- Penguatan jaringan distribusi produk unggulan daerah, termasuk hasil pertanian dan perikanan, ke pasar nasional.
Proyeksi pertumbuhan penumpang dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
| Tahun | Penumpang (kali) |
|---|---|
| 2024 | 30 |
| 2025 | 45 |
| 2026 | 60 |
Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan sinergi antara pemerintah daerah, maskapai, serta pelaku usaha, diharapkan rute ini tidak hanya meningkatkan mobilitas tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan tersebut.