Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meningkatkan pengawasan kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara, menjelang masa libur sekolah yang dimulai pada akhir pekan ini. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kecelakaan laut yang dapat mengganggu mobilitas siswa dan wisatawan selama liburan.
Berbagai tindakan konkret telah dilaksanakan, antara lain:
- Pemeriksaan rutin terhadap kondisi mesin, sistem navigasi, dan peralatan keselamatan pada semua kapal yang beroperasi di rute Ternate‑Manado, Ternate‑Jakarta, dan rute domestik lainnya.
- Penerapan prosedur audit dokumen kapal, termasuk sertifikat kelayakan laut (SKL) dan surat kelaikan kapal (SKK) yang harus diperbaharui paling lambat tiga hari sebelum keberangkatan.
- Peningkatan kapasitas tim inspeksi dengan menambah 15 petugas teknis yang memiliki sertifikasi kelautan internasional.
- Penegakan sanksi administratif bagi operator yang tidak memenuhi standar, mulai dari denda hingga penarikan izin operasi.
Penguatan kelaiklautan ini juga diharapkan dapat menstimulasi kembali kepercayaan penumpang, terutama orang tua yang mengirim anak-anak ke daerah asal selama liburan. Dengan kapal yang terjamin keamanannya, diantisipasi peningkatan arus penumpang sebesar 20‑30 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Selain inspeksi, Kemenhub bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk menyebarluaskan informasi keselamatan pelayaran melalui media lokal, spanduk di pelabuhan, dan penyuluhan langsung kepada masyarakat.