histats

Kemendikdasmen: TPG Dorong Profesionalisme Guru, Dukung Kebijakan 13 Tahun

Kemendikdasmen: TPG Dorong Profesionalisme Guru, Dukung Kebijakan 13 Tahun

Setapak Langkah – 28 Juni 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan peran Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebagai instrumen utama untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Dalam pernyataan resmi, kementerian menambahkan bahwa kebijakan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pendidikan wajib 13 tahun, yang diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia.

TPG dirancang sebagai tunjangan tetap yang diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar kompetensi, memiliki sertifikasi, serta berkomitmen pada peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan. Dengan adanya TPG, guru tidak hanya mendapatkan apresiasi finansial, tetapi juga termotivasi untuk mengikuti program pengembangan profesional, seperti workshop, kursus daring, dan studi lanjutan.

Berikut beberapa poin utama terkait kebijakan TPG:

  • Target penerima: Guru yang memiliki sertifikasi kompetensi, telah menamatkan pendidikan minimal S1, dan aktif dalam kegiatan pengembangan diri.
  • Besaran tunjangan: Mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta per bulan, tergantung pada jenjang karier dan lama mengabdi.
  • Skema penilaian: Penilaian kinerja tahunan yang mencakup aspek pengajaran, pembimbingan, dan kontribusi dalam program sekolah.
  • Penggunaan dana: Anggaran TPG dialokasikan dari APBN, dengan prioritas pada daerah dengan tingkat kemiskinan pendidikan tinggi.

Selain itu, Kemendikbudristek menekankan bahwa TPG dapat menjadi pendorong utama dalam pelaksanaan kebijakan 13 tahun wajib. Dengan meningkatkan kesejahteraan guru, diharapkan tingkat retensi tenaga pendidik akan naik, sehingga tidak terjadi kekurangan guru di jenjang pendidikan menengah pertama dan atas.

Kebijakan 13 tahun wajib mencakup pendidikan dasar (SD) selama 6 tahun, pendidikan menengah pertama (SMP) selama 3 tahun, dan pendidikan menengah atas (SMA) selama 4 tahun. Pemerintah menilai bahwa penambahan tahun pendidikan menengah atas akan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi yang lebih mendalam, khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan bahasa.

Implementasi TPG dan dukungan terhadap kebijakan 13 tahun wajib masih dalam tahap penguatan. Pemerintah berencana melakukan sosialisasi intensif kepada dinas pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten, serta melibatkan serikat pekerja guru dalam proses evaluasi kebijakan.

Dengan sinergi antara peningkatan kesejahteraan guru melalui TPG dan penerapan pendidikan 13 tahun, diharapkan kualitas pendidikan nasional dapat meningkat secara signifikan, menghasilkan generasi yang lebih kompeten dan siap bersaing di era global.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *