Setapak Langkah – 19 April 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi (MBG) terbukti memberikan perubahan signifikan pada karakter siswa. Menurut data terbaru, siswa yang mengikuti MBG menunjukkan peningkatan semangat belajar serta pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya gizi seimbang.
Temuan Studi Terbaru
Penelitian yang dilakukan secara nasional melibatkan lebih dari 1.200 sekolah, dengan fokus pada peserta didik dari keluarga berpenghasilan rendah. Hasil utama meliputi:
- 87% siswa melaporkan rasa lebih bersemangat saat mengikuti pelajaran.
- 74% siswa dapat menjelaskan manfaat gizi bagi kesehatan dan prestasi akademik.
- 65% guru mencatat peningkatan kedisiplinan dan kerja sama antar siswa.
Data Perubahan Karakter
| Indikator | Sebelum MBG | Setelah MBG |
|---|---|---|
| Semangat Belajar | 58% | 87% |
| Pemahaman Gizi | 42% | 74% |
| Disiplin Kelas | 61% | 65% |
Direktur Program Gizi Sekolah, Budi Santoso, menekankan bahwa MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi, melainkan juga menjadi sarana edukatif. “Kami menyisipkan materi tentang gizi dalam setiap sesi makan, sehingga anak-anak belajar sambil menikmati makanan,” ujarnya.
Selain itu, MBG juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan nutrisi antar siswa, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Pemerintah menargetkan perluasan program ke seluruh sekolah negeri pada tahun depan.
Dengan dampak positif yang telah terukur, MBG diproyeksikan menjadi salah satu layanan pendidikan yang paling dinanti oleh siswa dan orang tua, sekaligus menjadi faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.