Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) mengumumkan percepatan program revitalisasi sekolah…
Program ini menargetkan perbaikan total 11.744 satuan pendidikan hingga akhir tahun 2026, meliputi sekolah dasar, menengah, serta fasilitas PAUD dan PNFI.
- Penambahan ruang kelas dan laboratorium.
- Renovasi gedung yang sudah tua.
- Peningkatan fasilitas sanitasi dan keamanan.
- Penerapan teknologi informasi untuk proses belajar mengajar.
Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Pendidikan Nonformal (PNFI) menjadi ujung tombak pelaksanaan, dengan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
| Tahun | Satuan Pendidikan Terrevitalisasi |
|---|---|
| 2023 | 1.500 |
| 2024 | 3.200 |
| 2025 | 7.400 |
| 2026 | 11.744 |
Target ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan antar daerah.
Anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 30 triliun, dengan sebagian besar dana disalurkan melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan kerjasama dengan pihak swasta.
Pemerintah menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi rutin, termasuk audit independen, untuk memastikan penggunaan dana yang transparan dan akuntabel.
Dengan percepatan ini, diharapkan pada 2026 semua satuan pendidikan yang telah direvitalisasi dapat beroperasi optimal, mendukung pencapaian target Nasional Pendidikan 2030.