histats

Kembaran Hijau Gas Alam Siap Jadi Pengganti LPG

Kembaran Hijau Gas Alam Siap Jadi Pengganti LPG

Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | BRIN bersama PTPN IV PalmCo dan Sub Holding PTPN III (Persero) sedang menyelesaikan kajian pengembangan Bio‑Compressed Biomethane Gas (Bio‑CBG), sebuah gas biomethana yang diproduksi dari limbah sawit. Proyek ini diharapkan menjadi alternatif bersih untuk menggantikan LPG dalam rumah tangga dan sektor industri.

LPG selama ini menjadi sumber energi utama untuk memasak di Indonesia, namun ketergantungan pada bahan bakar fosil menimbulkan tantangan lingkungan dan harga yang tidak stabil. Bio‑CBG menawarkan solusi dengan memanfaatkan limbah pertanian yang melimpah, khususnya residu buah kelapa sawit, sehingga sekaligus mengurangi emisi karbon dan mengoptimalkan nilai ekonomis limbah.

Bagaimana Bio‑CBG diproduksi?

Proses produksi Bio‑CBG melibatkan beberapa tahap:

  • Pengumpulan limbah sawit (tangkai, daun, dan buah yang tidak terpakai).
  • Pencacahan dan fermentasi anaerob untuk menghasilkan biogas berupa metana.
  • Pengkompresian biogas menjadi Bio‑CBG dengan tekanan tinggi sehingga dapat disimpan dan didistribusikan layaknya LPG.

Keunggulan Bio‑CBG dibandingkan LPG

  • Ramah lingkungan: emisi CO₂ jauh lebih rendah karena berasal dari sumber biomassa.
  • Keamanan: tekanan penyimpanan lebih stabil dan tidak berbahaya bila terjadi kebocoran kecil.
  • Ketersediaan lokal: memanfaatkan limbah sawit yang melimpah di seluruh Indonesia.
  • Biaya potensial lebih kompetitif bila skala produksi meningkat.

Tim riset BRIN menilai bahwa Bio‑CBG dapat mencapai kadar metana sekitar 95 % dan energi kalorinya setara dengan LPG, sehingga tidak mengorbankan performa memasak. Uji coba pilot di beberapa daerah produksi kelapa sawit sedang dijalankan untuk menilai efisiensi distribusi dan penerimaan konsumen.

Jika berhasil, Bio‑CBG tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor LPG, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani dan pengolah limbah sawit. Pemerintah diperkirakan akan memberikan insentif fiskal dan regulasi khusus untuk mempercepat adopsi energi terbarukan ini.

Walaupun prospek menjanjikan, tantangan tetap ada, antara lain kebutuhan investasi infrastruktur kompresi, standar keamanan, serta edukasi masyarakat tentang penggunaan gas biomethana. Kolaborasi antara lembaga penelitian, perusahaan kelapa sawit, dan pemerintah menjadi kunci utama untuk mengatasi hambatan tersebut.

Dengan dukungan kuat dari BRIN dan grup PTPN, Bio‑CBG berpotensi menjadi “kembaran hijau” bagi LPG, menandai langkah penting Indonesia menuju transisi energi bersih dan berkelanjutan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *