Setapak Langkah – 24 April 2026 | Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mengungkapkan bahwa Kecamatan Cengkareng mencatat jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi dibandingkan kecamatan lain di wilayah tersebut pada periode terbaru. Data yang dihimpun menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, menandakan perlunya aksi cepat dari pemerintah daerah dan masyarakat.
| Kecamatan | Jumlah Kasus |
|---|---|
| Cengkareng | 152 |
| Grogol | 84 |
| Tambora | 73 |
| Kebon Jeruk | 65 |
| Palmerah | 58 |
Para ahli menilai peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain curah hujan yang tinggi, penumpukan sampah organik, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan. Untuk menurunkan angka infeksi, Sudinkes bersama Dinas Lingkungan Hidup mengimbau warga Cengkareng untuk melakukan langkah-langkah berikut:
- Membersihkan dan menguras wadah penampungan air secara rutin.
- Menutup rapat tempat penyimpanan air agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes.
- Menjaga kebersihan lingkungan, terutama membuang sampah pada tempatnya.
- Menggunakan kelambu atau obat nyamuk di area rumah.
- Melaporkan tempat berkembang biak nyamuk kepada petugas kebersihan setempat.
Pihak Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan tim mobilisasi cepat untuk melakukan penyemprotan insektisida di wilayah-wilayah rawan serta melakukan edukasi langsung kepada warga melalui posko-posko kesehatan. Diharapkan dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat, angka kasus DBD di Cengkareng dapat diturunkan secara signifikan dalam waktu dekat.