Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing melaksanakan upacara pengukuhan sepuluh orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan mewakili Indonesia pada upacara kenegaraan tahun 2026. Acara tersebut berlangsung pada 15 Agustus 2024 di aula utama KBRI, dihadiri oleh pejabat kedutaan, perwakilan komunitas Indonesia di Tiongkok, serta para pelatih dan mentor Paskibra.
Seleksi anggota Paskibra dilakukan secara ketat selama enam bulan, melibatkan lebih dari 120 mahasiswa Indonesia yang menempuh tahap tes kebugaran, keterampilan mengibarkan bendera, serta pemahaman protokol upacara. Dari proses tersebut, sepuluh kandidat terpilih karena menunjukkan disiplin, ketelitian, dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Berikut ini nama-nama anggota Paskibra 2026 yang telah dikukuhkan:
- Ahmad Rizki Pratama – Fakultas Teknik, Universitas Indonesia
- Siti Nurhaliza – Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada
- Bagus Wijaya – Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga
- Dewi Lestari – Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran
- Rizal Mahendra – Fakultas Ilmu Komputer, Institut Teknologi Bandung
- Yuni Astuti – Fakultas Sastra, Universitas Diponegoro
- Andi Saputra – Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
- Febriani Sari – Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
- Hendri Prasetyo – Fakultas Matematika, Universitas Negeri Malang
- Maria Kristina – Fakultas Psikologi, Universitas Hasanuddin
Para anggota Paskibra akan melanjutkan pelatihan intensif selama empat bulan ke depan, mencakup latihan fisik, koreografi gerakan, serta simulasi upacara resmi. KBRI Beijing menekankan pentingnya persiapan ini sebagai bentuk diplomasi budaya, sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan nasional di kalangan generasi muda Indonesia yang berada di luar negeri.
“Pengibaran bendera bukan sekadar tugas seremonial, melainkan simbol persatuan dan identitas bangsa. Kami berharap anggota Paskibra 2026 dapat menjadi duta kebudayaan Indonesia di Tiongkok,” ujar Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Budi Susilo.