Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | Polisi Republik Indonesia (Polri) mengirimkan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau dampak gempa bumi yang terjadi baru-baru ini. Kunjungan ini bertujuan memastikan keselamatan warga dan mengawasi penyaluran bantuan.
| Parameter | Jumlah |
|---|---|
| Warga mengungsi | 27.700 orang |
| Titik evakuasi | 107 lokasi |
| Personel Polri | 236 orang |
| Bantuan logistik | 247,66 ton |
Kapolri menekankan bahwa prioritas utama dalam penanganan bencana ini adalah melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta lembaga kemanusiaan lainnya untuk mempercepat proses penyaluran bantuan dan penataan kembali pemukiman sementara.
Selain penempatan personel, Polri juga membentuk tim khusus untuk memantau keamanan di area evakuasi, mencegah potensi kerusuhan, serta membantu evakuasi lanjutan bila diperlukan. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka pengungsi dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Pengungsi diminta tetap mengikuti protokol kesehatan dan prosedur evakuasi yang ditetapkan. Pemerintah daerah menyiapkan rencana relokasi jangka panjang bagi warga yang rumahnya tidak layak huni setelah gempa.