Setapak Langkah – 13 Juli 2026 | Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Sidrap, akan melihat peningkatan signifikan pada kapasitas pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Proyek perluasan ini menambah 100 megawatt (MW) pada kapasitas yang sebelumnya hanya 75 MW, sehingga total instalasi nantinya mencapai 175 MW.
Rincian penambahan daya meliputi instalasi turbin baru yang dirancang untuk memanfaatkan potensi angin yang melimpah di wilayah tersebut. Dengan tambahan ini, PLTB Sidrap diharapkan dapat menyediakan listrik yang lebih stabil bagi rumah tangga, industri, dan sektor pertanian setempat.
Berikut beberapa dampak utama dari peningkatan kapasitas:
- Peningkatan pasokan energi bersih: Menambah 100 MW energi terbarukan akan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.
- Stimulus ekonomi lokal: Proyek konstruksi dan operasional menciptakan lapangan kerja baru serta peluang usaha bagi kontraktor dan pemasok material.
- Pengurangan emisi karbon: Setiap megawatt yang dihasilkan oleh turbin angin dapat menghindari emisi CO₂ setara pembakaran ribuan liter bahan bakar fosil.
- Keberlanjutan energi daerah: Memperkuat jaringan listrik regional dengan sumber energi yang dapat diprediksi dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah bersama dengan investor swasta menegaskan komitmen untuk menyelesaikan fase pertama penambahan kapasitas pada akhir tahun ini. Setelah selesai, PLTB Sidrap akan menjadi salah satu pembangkit energi terbarukan terbesar di Indonesia, sekaligus mendukung target nasional untuk mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025.
Dengan kapasitas total 175 MW, PLTB Sidrap tidak hanya menjadi tulang punggung listrik di wilayah tersebut, tetapi juga menjadi contoh konkret bagaimana investasi pada energi hijau dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga lingkungan.