Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengonfirmasi bahwa seorang jemaah haji Indonesia berinisial SMP, berusia 73 tahun, yang berangkat dari Embarkasi Kertajati dalam kloter KJT‑14, meninggal dunia pada hari Minggu. Jenazahnya kemudian dibawa ke Madinah untuk dimakamkan di Kubah Baqi, kawasan pemakaman suci yang menjadi tempat peristirahatan para sahabat Nabi Muhammad.
Kejadian ini menambah daftar jemaah yang meninggal selama musim haji, meskipun angka kematian biasanya rendah berkat upaya medis dan pendampingan yang ketat.
Berikut data singkat mengenai jemaah yang bersangkutan:
| Data | Informasi |
|---|---|
| Inisial | SMP |
| Usia | 73 tahun |
| Embarkasi | Kertajati |
| Kloter | KJT‑14 |
| Hari meninggal | Minggu (tanggal tidak disebutkan) |
| Tempat pemakaman | Kubah Baqi, Madinah |
Proses pemakaman di Kubah Baqi biasanya melibatkan tim medis dan otoritas setempat untuk memastikan prosedur sesuai syariat dan protokol kesehatan. Jemaah yang wafat biasanya diberikan kesempatan untuk melaksanakan sholat jenazah secara kolektif sebelum dimakamkan.
Kementerian Haji menegaskan komitmennya dalam memberikan pendampingan kesehatan yang optimal bagi seluruh jemaah, termasuk pemantauan kondisi kronis dan penyediaan layanan medis darurat selama perjalanan haji.