Setapak Langkah – 01 Agustus 2026 | Pada hari ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi menutup rangkaian pelatihan yang diikuti oleh 33.785 manajer Koperasi Desa (Kopdes) serta anggota komunitas nelayan di wilayah Kampung Nelayan Merah Putih. Program pendidikan selama satu setengah bulan tersebut dilaksanakan di Jakarta serta beberapa daerah lain, dengan tujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajemen usaha, dan pengetahuan teknis terkait sektor pertanian, perikanan, serta pengelolaan koperasi.
Selama masa pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang perencanaan strategis, pengelolaan keuangan koperasi, pemasaran produk lokal, serta penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Pendekatan yang dipakai menggabungkan kuliah teori, simulasi kasus, dan kunjungan lapangan ke unit-unit koperasi yang sudah berhasil.
Berikut beberapa poin penting yang dicapai oleh para peserta:
- Peningkatan kompetensi manajerial bagi lebih dari tiga puluh ribu manajer Kopdes.
- Pemahaman mendalam tentang teknik penangkapan ikan ramah lingkungan yang diterapkan di Kampung Nelayan Merah Putih.
- Penguatan jaringan kerja sama antara koperasi desa di berbagai provinsi.
- Penerapan sistem akuntansi berbasis digital untuk meningkatkan transparansi keuangan.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan siap kembali ke daerah masing-masing dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Diharapkan, mereka dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kemhan menekankan bahwa investasi pada sumber daya manusia di sektor koperasi dan perikanan merupakan langkah strategis untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan. Seluruh peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengoptimalkan potensi ekonomi desa dan wilayah pesisir.