Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Presiden Masoud Pezeshkian mengumumkan bahwa Iran telah menemukan cadangan gas alam sebesar 7,50 triliun kaki kubik di wilayah yang strategis, sekaligus menyatakan bahwa negara tersebut sedang berada dalam perang skala penuh melawan Amerika Serikat.
Penemuan ini terjadi di zona produksi yang sebelumnya sudah dikenal memiliki potensi energi, namun estimasi baru ini menempatkan Iran pada posisi yang lebih kuat dalam menghadapi sanksi internasional.
Berikut beberapa poin penting terkait penemuan tersebut:
- Volume cadangan mencapai 7,50 triliun kaki kubik, setara dengan sekitar 212,6 miliar meter kubik.
- Lokasi penemuan berada di provinsi Khuzestan, wilayah yang sudah menjadi pusat industri minyak dan gas Iran.
- Penemuan ini dapat menambah kapasitas produksi gas domestik sebesar 15‑20 % dalam lima tahun ke depan.
- Pemerintah menargetkan pemanfaatan gas untuk meningkatkan pasokan listrik, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan memperkuat ekspor energi.
Di tengah ketegangan militer dengan Amerika Serikat, pemerintah Iran menegaskan bahwa peningkatan produksi energi merupakan bagian dari strategi ketahanan nasional. Presiden Pezeshkian menambahkan bahwa penemuan ini akan memperkuat posisi tawar Iran dalam negosiasi internasional serta membantu menstabilkan perekonomian yang terdampak oleh sanksi.
Para analis memperkirakan bahwa jika cadangan ini berhasil dieksploitasi secara optimal, Iran dapat meningkatkan pendapatan ekspor energi hingga puluhan miliar dolar per tahun, sekaligus memperkuat keamanan energi domestik.