Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Senin, 24 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, terdapat 6.409 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitude 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Data tersebut mencakup semua gempa setelah kejadian utama pada 23 Agustus 2026, dengan kedalaman rata‑rata sekitar 10 km dan intensitas terasa oleh masyarakat setempat hingga tingkat III‑IV pada Skala MMI.
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Gempa utama | Magnitude 7,7, 23‑08‑2026, kedalaman 10 km |
| Jumlah gempa susulan | 6.409 (hingga 05.00 WIB) |
| Wilayah terdampak | Flores, NTT |
| Jumlah dirasakan | 139 lokasi |
Berbagai daerah di Flores, termasuk kota Maumere, Ende, dan Larantuka, melaporkan guncangan yang dapat dirasakan. Meskipun sebagian besar gempa susulan berskala kecil (M 2‑4), potensi kerusakan pada bangunan yang sudah lemah tetap menjadi perhatian.
Pihak berwenang setempat bersama BMKG telah mengeluarkan beberapa langkah mitigasi, antara lain:
- Memperkuat jaringan sensor seismik untuk deteksi lebih cepat.
- Menginstruksikan penduduk agar siap siaga dan menyiapkan barang penting.
- Mengkoordinasikan tim SAR di daerah yang paling rawan.
- Memberikan edukasi tentang prosedur evakuasi dan perlindungan diri selama gempa.
Warga diimbau untuk tetap mengikuti peringatan BMKG melalui media resmi, menghindari penggunaan lift selama gempa, dan memastikan struktur rumah memenuhi standar keamanan kebencanaan.