Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | PT Petrokimia Gresik, anak perusahaan Solusi Agroindustri di bawah holding Pupuk Indonesia, mengumumkan pencapaian nilai tambah (value creation) sebesar Rp154 miliar pada periode pelaporan terbaru. Pencapaian ini merupakan hasil dari serangkaian inovasi yang diarahkan pada peningkatan efisiensi produksi, diversifikasi produk, dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Beberapa inisiatif utama yang berkontribusi pada nilai tambah tersebut antara lain:
- Penerapan proses katalitik baru pada pembuatan pupuk urea yang menurunkan konsumsi energi hingga 12%.
- Pengembangan lini produk turunan kimia berbasis bahan baku lokal, seperti amonia cair dan metanol, yang memperluas pangsa pasar domestik.
- Investasi pada sistem manajemen limbah terpadu, yang mengubah limbah industri menjadi bahan bakar alternatif, mengurangi biaya operasional.
- Kolaborasi dengan lembaga riset untuk meningkatkan kualitas benih dan pupuk organik, mendukung pertanian berkelanjutan.
Berikut ringkasan kontribusi keuangan dari inovasi-inovasi tersebut:
| Inovasi | Nilai Tambah (Rp Miliar) |
|---|---|
| Proses katalitik urea | 45 |
| Produk turunan kimia | 38 |
| Manajemen limbah terpadu | 30 |
| Riset benih & pupuk organik | 41 |
| Total | 154 |
Dengan pencapaian ini, PT Petrokimia Gresik menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing industri petrokimia nasional, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Manajemen perusahaan juga menargetkan peningkatan nilai tambah hingga Rp200 miliar dalam dua tahun ke depan, seiring dengan rencana ekspansi kapasitas produksi dan adopsi teknologi digital dalam operasional.