Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke‑81 menjadi momentum bagi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk menegaskan kembali pentingnya semangat pengabdian dalam tugas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam sambutannya, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia KemenPANRB menekankan bahwa peran ASN tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita‑cita kemerdekaan melalui layanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Beberapa poin penting yang disorot antara lain:
- Menjaga integritas dan menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
- Meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi informasi.
- Berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat, bukan sekadar prosedur administratif.
- Menumbuhkan budaya kerja kolaboratif antar‑instansi untuk mempercepat implementasi kebijakan.
- Menunjukkan sikap responsif terhadap aspirasi publik dan mengedepankan transparansi.
Deputi tersebut juga menambahkan bahwa reformasi birokrasi yang sedang berjalan menuntut ASN untuk lebih inovatif, adaptif, dan berani mengambil inisiatif dalam penyelesaian masalah. Dengan semangat pengabdian yang kuat, diharapkan ASN dapat menjadi agen perubahan yang memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Menjelang akhir pekan kemerdekaan, KemenPANRB mengajak seluruh ASN untuk menjadikan nilai pengabdian sebagai jiwa utama dalam melaksanakan tugas, sehingga keberhasilan pembangunan nasional dapat tercapai selaras dengan semangat kemerdekaan yang diperingati setiap tahunnya.