Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, kembali menegaskan keputusannya memanggil bek muda Muhammad Ferarri ke skuad A pada rangkaian laga internasional yang akan datang. Meskipun keputusan tersebut menuai protes sebagian pengamat dan pendukung yang menilai Ferarri belum memiliki pengalaman yang cukup di level senior, Herdman menilai bahwa potensi dan performa pemain muda tersebut sudah cukup untuk bersaing di kancah internasional.
Ferarri, yang berusia 21 tahun dan saat ini berkontrak dengan klub Liga 1, menonjol dalam beberapa pertandingan terakhir di kompetisi domestik. Statistik menunjukkan ia mencatatkan rata‑rata 3.2 tekel per pertandingan dan memiliki tingkat keberhasilan duel udara 78 % selama tiga bulan terakhir. Data tersebut dijabarkan dalam tabel berikut:
| Statistik | Nilai |
|---|---|
| Rata‑rata Tekel per Pertandingan | 3,2 |
| Persentase Duel Udara | 78 % |
| Penampilan di Liga 1 | 12 |
Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (3 April), Herdman menegaskan bahwa proses seleksi pemain didasarkan pada evaluasi teknis, taktis, serta kesiapan mental. “Kami melihat Ferarri sebagai pemain yang memiliki keberanian untuk mengambil inisiatif, serta kemampuan membaca permainan yang matang untuk usianya,” ujar Herdman.
Reaksi dari publik terbagi. Sebagian pendukung menilai panggilan tersebut sebagai langkah progresif yang memberi ruang bagi generasi baru, sementara yang lain mengkritik karena mengorbankan pemain yang lebih berpengalaman. Berikut beberapa pendapat yang muncul di media sosial:
- “Akhirnya ada pemain muda yang mendapat kepercayaan. Semoga dia bisa membuktikan diri,” – pengguna @futbolindonesia.
- “Masih terlalu dini memanggilnya, tim harus mengandalkan pemain yang sudah terbukti di level internasional,” – pengguna @soccerfan.
Herdman menutup dengan menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen sepakbola Indonesia untuk menciptakan suasana kompetitif yang sehat. Ia menambahkan, “Kami menghargai setiap masukan, namun keputusan akhir tetap berada di tangan staf pelatih yang melihat kebutuhan taktik tim.”
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi dua laga persahabatan pada akhir pekan mendatang, yang akan menjadi ajang pembuktian bagi Ferarri dan pemain lainnya. Jika Ferarri tampil baik, peluangnya untuk menjadi pilihan tetap dalam skuad utama menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 akan semakin besar.