Setapak Langkah – 22 Mei 2026 | Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia merilis data terbaru pada Jumat pukul 10.20 WIB. Harga cabai rawit tercatat Rp70.450 per kilogram, sementara telur ayam berada pada level Rp28.900 per kilogram.
Kenaikan ini menandai peningkatan dibandingkan laporan sebelumnya, di mana cabai rawit berada di kisaran Rp65.000‑Rp68.000 per kilogram dan telur ayam di kisaran Rp26.000‑Rp27.500 per kilogram. Perubahan harga tersebut berpotensi memengaruhi biaya hidup rumah tangga, terutama bagi konsumen yang mengandalkan kedua komoditas tersebut dalam menu harian.
| Komoditas | Harga (Rp/kg) | Perubahan dibandingkan periode sebelumnya |
|---|---|---|
| Cabai Rawit | 70.450 | +3.450 |
| Telur Ayam | 28.900 | +2.400 |
Beberapa faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab kenaikan meliputi cuaca tidak menentu yang memengaruhi produksi cabai, serta fluktuasi pasokan pakan ternak yang berdampak pada harga telur. Pemerintah diperkirakan akan memantau situasi ini melalui kebijakan penstabilan harga dan bantuan subsidi bagi produsen.
Pengamat ekonomi menilai bahwa kenaikan harga pangan ini dapat menambah tekanan inflasi, khususnya pada indeks harga konsumen (IHK). Oleh karena itu, langkah-langkah penyesuaian kebijakan moneter dan fiskal mungkin akan dipertimbangkan untuk menjaga stabilitas harga.
Dalam jangka panjang, upaya diversifikasi sumber bahan pangan dan peningkatan efisiensi rantai pasok diharapkan dapat meredam volatilitas harga. Konsumen disarankan untuk memantau perkembangan harga melalui portal resmi PIHPS atau media terpercaya.