Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meletus pada sore hari Jumat, 5 Juni 2026. Letusan terjadi sekitar pukul 15:51 waktu setempat (WIT) dan menghasilkan kolom abu vulkanik yang menjulang hingga sekitar 1.200 meter di atas puncak gunung (ketinggian puncak 2.287 meter di atas permukaan laut).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa awan abu tersebut mengembang secara cepat, menutupi area sekitar gunung dan berpotensi menyebar ke wilayah sekitarnya tergantung arah angin. Meskipun intensitas letusan tergolong sedang, PVMBG tetap mengingatkan penduduk desa-desa sekitar untuk tetap waspada dan mematuhi perintah evakuasi bila diperlukan.
Beberapa dampak awal yang terpantau antara lain penurunan kualitas udara, gangguan pada penerbangan lokal, serta penutupan sementara jalur akses menuju kawasan wisata alam di sekitar gunung. Tim SAR dan relawan setempat telah menyiapkan posko darurat di desa-desa terdampak, sekaligus mendistribusikan masker respirator kepada warga untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel abu.
Gunung Dukono memang dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Letusan terakhir sebelum kejadian ini tercatat pada awal tahun 2025, yang menghasilkan abu setinggi 800 meter. Sejak itu, PVPVMBG secara rutin melakukan pemantauan melalui sensor seismik dan kamera termal untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas.
Warga dan pengunjung yang berada di area rawan abu disarankan untuk tetap berada di dalam ruangan, menutup jendela dan pintu, serta menutup ventilasi bila memungkinkan. Jika harus keluar, gunakan masker atau kain bersih yang dibasahi untuk menyaring partikel abu.
PVMBG akan terus mengeluarkan pembaruan berkala melalui kanal resmi mereka serta melalui media massa lokal. Masyarakat diharapkan untuk mengikuti arahan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.