Setapak Langkah – 25 April 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka 116 blok minyak dan gas bumi (migas) baru untuk menarik minat investor global. Penawaran ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan produksi energi dalam rangka memenuhi target nasional yang ditetapkan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
Target produksi migas Indonesia pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai X juta barel minyak setara (mbopd) dan Y bcm gas, yang masih di bawah kebutuhan domestik. Dengan menambah blok baru, pemerintah berharap dapat menambah cadangan yang dapat diproduksi sebesar Z miliar kaki kubik gas dan A juta barel minyak per tahun.
- Jumlah blok baru: 116 blok, tersebar di 12 lepas pantai dan 8 daratan.
- Jenis blok: sebagian besar berupa blok konvensional, dengan sebagian kecil blok tidak konvensional dan gas lapangan baru.
- Skema lelang: Lelang terbuka melalui sistem e‑procurement dengan persyaratan teknis dan finansial yang disesuaikan.
- Target investasi: diperkirakan menarik investasi hingga US$ 10 miliar dalam lima tahun ke depan.
ESDM menegaskan bahwa proses seleksi akan menekankan pada kemampuan teknis pelaku usaha, komitmen lingkungan, serta kontribusi terhadap pengembangan industri hilir migas. Pemerintah juga membuka ruang bagi joint venture antara perusahaan nasional dan asing untuk memperkuat transfer teknologi.
Jika semua blok berhasil dikembangkan, estimasi tambahan produksi dapat menambah pasokan energi domestik sebesar 5 % dan mengurangi ketergantungan impor. Hal ini diharapkan dapat menstabilkan harga energi serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.