Setapak Langkah – 25 April 2026 | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Provinsi Banten, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan yang menyamarkan diri sebagai tawaran pekerjaan lewat grup Telegram. Praktik penipuan semacam ini semakin marak seiring dengan peningkatan penggunaan platform pesan instan untuk mencari lowongan kerja.
Berbagai modus operandi yang sering ditemui meliputi: pengirim mengaku perwakilan perusahaan ternama, menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi tanpa persyaratan khusus, serta meminta calon pelamar untuk mentransfer uang sebagai biaya administrasi, pelatihan, atau jaminan kerja. Setelah uang dibayarkan, pelamar tidak mendapatkan apa‑apa dan kontak pengirim biasanya menghilang.
Diskominfo menegaskan bahwa perusahaan resmi tidak akan meminta pembayaran apa pun di muka untuk proses rekrutmen. Selain itu, identitas resmi perusahaan biasanya dapat diverifikasi melalui website resmi atau media sosial yang terdaftar.
Berikut langkah‑langkah yang disarankan Diskominfo untuk menghindari penipuan:
- Periksa kredibilitas grup atau akun yang menawarkan pekerjaan. Pastikan ada informasi kontak yang jelas dan dapat diverifikasi.
- Jangan pernah mengirim uang atau data pribadi (seperti nomor KTP, rekening bank) sebelum melakukan konfirmasi resmi dengan perusahaan.
- Gunakan kanal resmi perusahaan, misalnya website karir atau email institusi, untuk melamar.
- Jika ada keraguan, hubungi pihak Diskominfo Kota Tangerang melalui call center 021‑555‑1234 atau media sosial resmi Dinas.
- Lapor ke pihak berwajib jika sudah menjadi korban atau menemukan grup yang mencurigakan.
Diskominfo juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi penipuan dapat membantu masyarakat lain untuk tidak terjebak. Dengan meningkatkan kewaspadaan, diharapkan praktik penipuan tawaran kerja di platform digital dapat ditekan.