Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa petugas penyerapan gabah tetap beroperasi tanpa jeda libur, sebagai upaya mendukung program swasembada beras nasional.
Beberapa langkah konkret yang diambil antara lain:
- Meningkatkan jam operasional tim lapangan di daerah penghasil padi utama.
- Menambah jumlah petugas di wilayah yang mengalami fluktuasi produksi.
- Mempercepat proses verifikasi kualitas gabah dengan menggunakan peralatan laboratorium modern.
Rizal menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat menurunkan volatilitas harga beras, terutama pada musim panen dan pasca-panen. Dengan stok yang terjaga, Bulog dapat melakukan intervensi pasar secara lebih efektif, menghindari lonjakan harga yang merugikan konsumen.
Selain itu, Bulog juga berkoordinasi dengan kementerian pertanian dan dinas pertanian provinsi untuk memantau produksi gabah secara real‑time. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penetapan target penyerapan dan distribusi beras ke daerah‑daerah yang membutuhkan.
Dengan komitmen petugas yang tidak mengenal hari libur, Bulog berharap dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia dan mewujudkan target swasembada beras yang telah ditetapkan pemerintah.