Setapak Langkah – 07 Juli 2026 | Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh jajaran Bulog berkomitmen penuh untuk menjamin kualitas beras yang didistribusikan ke provinsi Papua. Komitmen tersebut mencakup serangkaian langkah pengawasan mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga penyaluran ke konsumen akhir.
Berikut ini beberapa langkah utama yang diimplementasikan oleh Bulog untuk menjaga mutu beras di Papua:
- Pengawasan mutu pada sumber bahan baku: Bulog melakukan inspeksi ketat pada lahan produksi beras di Jawa dan Sumatera, memastikan tidak ada kontaminasi pestisida berbahaya.
- Uji laboratorium rutin: Setiap lot beras yang akan dikirim ke Papua menjalani uji kadar air, kadar abu, dan mikroorganisme di laboratorium independen.
- Pengendalian suhu dan kelembaban selama penyimpanan di gudang-gudang Bulog guna mencegah pertumbuhan jamur dan hama.
- Distribusi berkelanjutan: Armada truk berpendingin digunakan untuk mengirimkan beras ke daerah terpencil, menjaga kesegaran dan menghindari kerusakan selama transportasi.
- Pelaporan transparan: Data kualitas beras dan status distribusi dipublikasikan secara berkala melalui portal resmi Bulog, memungkinkan masyarakat memantau proses secara real time.
Ahmad Rizal menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia yang sering menghadapi tantangan logistik. “Kami tidak hanya ingin memastikan beras sampai tepat waktu, tetapi juga dalam kondisi yang aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.
Selain itu, Bulog berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Papua serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menanggapi potensi gangguan pasokan, seperti bencana alam atau fluktuasi harga pasar. Kerjasama lintas sektoral ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kekurangan pangan dan menjaga stabilitas harga beras di pasar lokal.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan warga Papua dapat menikmati beras berkualitas tinggi tanpa khawatir akan masalah kesehatan atau keamanan pangan. Bulog berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan standar mutu, menjadikan ketahanan pangan Indonesia lebih kuat dan berkelanjutan.