Setapak Langkah – 26 April 2026 | Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) mempercepat pengembangan dan pengadaan senjata hipersonik yang dinamai Blackbeard melalui program Multi-mission Affordable Capacity Effector (MACE). Dokumen anggaran Tahun Fiskal 2027 mengindikasikan alokasi dana khusus untuk produksi massal, menandakan prioritas tinggi bagi proyek ini.
Blackbeard dirancang untuk meluncur dengan kecepatan melebihi Mach 5, dilengkapi dengan kemampuan manuver tinggi dan trajektori yang dapat berubah-ubah, sehingga hampir tidak dapat dicegat oleh sistem pertahanan konvensional. Senjata ini diharapkan dapat dipasang pada kapal permukaan, kapal selam, serta pesawat tempur, memperluas jangkauan operasional US Navy.
- Kecepatan: > Mach 5
- Manuverabilitas: Kemampuan mengubah jalur dalam penerbangan
- Platform: Kapal, kapal selam, pesawat
- Tujuan: Penetrasi pertahanan musuh dengan waktu respons minimal
Sementara itu, China dan Rusia baru-baru ini mengumumkan peningkatan kesiapan militer bersama yang disebut “Siaga Satu”. Langkah ini menandakan koordinasi strategis yang lebih erat antara kedua negara, terutama dalam bidang pertahanan dan keamanan regional.
Pengumuman “Siaga Satu” menimbulkan keprihatinan di Washington, memperkuat alasan percepatan program Blackbeard. Pemerintah AS menilai bahwa keunggulan hipersonik dapat menjadi faktor penyeimbang dalam menghadapi potensi ancaman yang semakin canggih.
Implikasi strategis dari perlombaan senjata hipersonik mencakup perubahan dinamika deterrence, peningkatan ketegangan geopolitik, serta dorongan bagi negara lain untuk mempercepat riset serupa. Pengembangan Blackbeard menjadi simbol upaya AS untuk mempertahankan keunggulan teknologi militer di tengah persaingan global yang intens.