Setapak Langkah – 08 Juni 2026 | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulawesi Tenggara (DPMTSP Sultra) melaporkan bahwa total realisasi investasi pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp13,1 triliun, menandai pertumbuhan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Data tersebut mencakup investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang tersebar di sektor industri, perdagangan, pertanian, dan pariwisata. Berikut adalah rincian utama investasi berdasarkan sektor:
- Industri manufaktur: Rp4,2 triliun
- Perdagangan dan jasa: Rp3,5 triliun
- Agribisnis: Rp2,8 triliun
- Pariwisata dan infrastruktur: Rp2,6 triliun
Angka Rp13,1 triliun ini melampaui target yang ditetapkan DPMTSP Sultra untuk triwulan pertama, yang sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp11,5 triliun. Pencapaian ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain:
- Peningkatan kepercayaan investor terhadap stabilitas politik dan keamanan di wilayah Sulawesi Tenggara.
- Dukungan kebijakan fiskal yang memudahkan proses perizinan melalui sistem terpadu satu pintu.
- Program promosi investasi yang intensif, termasuk roadshow ke kota-kota besar di Indonesia.
Pejabat DPMTSP menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki iklim investasi dengan mempercepat proses perizinan, memperluas jaringan kerja sama dengan lembaga keuangan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
Dengan capaian ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi regional akan terus meningkat, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat daya saing Sulawesi Tenggara di kancah nasional.