Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Produsen mobil asal Tiongkok BYD mengumumkan peluncuran platform hybrid terbaru yang dinamai Heyuan. Platform ini menampilkan arsitektur powertrain terintegrasi yang memodifikasi desain sistem knalpot serta tata letak komponen utama.
Berbeda dengan generasi sebelumnya, Heyuan mengusung baterai berkapasitas lebih besar, memungkinkan jarak tempuh listrik yang lebih jauh serta peningkatan efisiensi bahan bakar. Kapasitas baterai diperkirakan mencapai 20‑25 kWh, naik dari standar 15 kWh pada model hybrid lama.
Beberapa keunggulan teknis platform Heyuan antara lain:
- Desain ulang sistem knalpot yang mengurangi berat dan menurunkan emisi.
- Penempatan motor listrik dan gearbox yang lebih kompak, memberi ruang lebih luas untuk baterai.
- Integrasi kontrol elektronik yang memungkinkan transisi mulus antara mode listrik dan bensin.
- Peningkatan sistem pendinginan baterai untuk mempertahankan performa pada suhu tinggi.
Dengan kapasitas baterai yang lebih tinggi, kendaraan berbasis Heyuan diprediksi dapat menempuh hingga 80 km dalam mode listrik murni, dibandingkan hanya 50 km pada platform hybrid sebelumnya. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang menginginkan kombinasi kepraktisan hybrid dengan jangkauan listrik yang signifikan.
Strategi BYD ini selaras dengan upaya global mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan. Platform Heyuan diharapkan akan menjadi dasar bagi beberapa model baru yang akan diluncurkan di pasar Asia, termasuk Indonesia, pada akhir tahun ini.
Jika berhasil, peningkatan kapasitas baterai dan efisiensi yang dihadirkan Heyuan dapat memperkuat posisi BYD di segmen hybrid, sekaligus menambah daya tarik bagi pembeli yang mempertimbangkan transisi dari kendaraan konvensional ke listrik.