Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa konsistensi lini pertahanan menjadi faktor utama yang mendorong klub meraih gelar juara liga tiga kali berturut-turut. Menurutnya, strategi defensif yang terorganisir tidak hanya meminimalisir kebobolan, tetapi juga memberi ruang bagi serangan balik yang efektif.
Hodak menyoroti tiga aspek krusial dalam membangun pertahanan yang solid:
- Koordinasi antar lini belakang: Bek tengah, fullback, dan gelandang bertahan harus saling memahami pergerakan lawan dan menutup ruang secara simultan.
- Disiplin taktik: Setiap pemain wajib mengikuti instruksi pola pressing dan penempatan posisi yang telah ditetapkan dalam setiap fase pertandingan.
- Kondisi fisik optimal: Latihan kebugaran khusus untuk meningkatkan kecepatan, kelincahan, dan ketahanan agar dapat menahan tekanan lawan selama 90 menit.
Selama musim ini, Persib berhasil menahan kebobolan hanya pada tiga laga, sementara mencetak lebih dari 30 gol. Statistik tersebut menunjukkan keseimbangan antara pertahanan ketat dan serangan yang produktif. Hodak menambahkan bahwa keberhasilan hattrick juara liga bukan semata-mata hasil kebetulan, melainkan hasil kerja keras seluruh skuad, terutama unit belakang.
Selain menekankan pentingnya pertahanan, Hodak juga mengapresiasi peran pemain muda yang berhasil menyesuaikan diri dengan sistem baru. Ia percaya bahwa integrasi pemain senior dan akademi akan menjadi kunci untuk mempertahankan dominasi Persib di kompetisi mendatang.
Ke depan, fokus tim akan tetap pada peningkatan konsistensi defensif, sekaligus memperkuat kreativitas di lini depan. Dengan fondasi pertahanan yang kokoh, Persib berharap dapat menambah koleksi trofi dan tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan.