Setapak Langkah – 19 Agustus 2026 | Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) menegaskan bahwa kehadiran negara harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka menanggapi tantangan keamanan, pembangunan, dan kesejahteraan yang dihadapi oleh komunitas pinggiran negara.
- Peningkatan Infrastruktur: Pembangunan jalan, pos keamanan, dan fasilitas kesehatan di daerah rawan.
- Penguatan Keamanan: Penempatan personel keamanan terpadu, pemanfaatan teknologi pemantauan, dan kerja sama dengan aparat kepolisian serta TNI.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Program pelatihan, dukungan usaha mikro, dan fasilitasi akses pasar bagi produk warga perbatasan.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kejahatan lintas batas, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, BNPP juga mengoptimalkan penggunaan sistem informasi geografis (GIS) untuk memetakan wilayah rawan dan memprioritaskan alokasi anggaran.
Dalam upaya mewujudkan kehadiran negara yang konkret, BNPP berkoordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta tokoh masyarakat setempat. Dialog rutin dan forum musyawarah desa menjadi sarana utama untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak dan menyesuaikan program kebijakan.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, BNPP berharap masyarakat perbatasan tidak hanya merasakan keberadaan aparat keamanan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan.