Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Seram Barat. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan gizi tepat sasaran dan efektif dalam menurunkan angka stunting pada balita.
Tim BKKBN bersama dinas terkait melakukan kunjungan lapangan ke beberapa posyandu dan pusat distribusi makanan bergizi. Berikut poin-poin utama hasil pengawasan:
- Identifikasi keluarga penerima manfaat berdasarkan data kependudukan yang akurat.
- Verifikasi kualitas dan kuantitas makanan yang disalurkan sesuai standar gizi nasional.
- Pemberian pelatihan kepada petugas posyandu tentang cara penyimpanan dan penyajian makanan yang higienis.
- Pemantauan pertumbuhan balita secara berkala untuk menilai dampak program.
Hasil awal menunjukkan peningkatan signifikan pada status gizi balita yang terdaftar dalam program. Dari 1.200 balita yang dipantau, terjadi penurunan kasus stunting sebesar 12% dalam tiga bulan pertama pelaksanaan MBG.
Selain itu, BKKBN menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan lembaga non‑pemerintah, untuk memperkuat jaringan distribusi makanan bergizi. Dengan sinergi tersebut, diharapkan program dapat menjangkau wilayah‑wilayah terpencil dan mengurangi kesenjangan akses gizi di daerah pesisir.
Ke depan, BKKBN berencana memperluas cakupan program MBG ke kabupaten lain di Maluku serta meningkatkan intensitas sosialisasi kepada orang tua tentang pentingnya pola makan seimbang bagi pertumbuhan optimal anak.