Setapak Langkah – 10 Juni 2026 | Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus filantropis ternama, memberikan kesaksian secara tertutup di Capitol Hill pada Rabu kemarin. Sidang tersebut dipicu oleh rilis dokumen baru terkait Jeffrey Epstein, yang menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan hubungan Gates dengan sang terpidana pelaku kejahatan seksual.
Hadirnya Gates dalam pertemuan dengan komite penyelidik Kongres menandai salah satu penampilan paling menonjol di hadapan legislatif Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Pada kesempatan itu, Gates diminta menjelaskan hubungannya dengan Epstein, termasuk pertemuan pribadi dan korespondensi yang pernah terjadi sebelum kematian Epstein pada 2019.
Berikut rangkaian fakta penting yang terungkap selama sidang:
- Gates pernah bertemu dengan Epstein pada tahun 2011 dalam rangka diskusi tentang filantropi dan pendidikan.
- Korespondensi email antara keduanya menunjukkan adanya pertukaran ide mengenai inisiatif kesehatan global, namun tidak ada bukti transaksi keuangan atau aktivitas ilegal.
- Gates menegaskan bahwa tidak ada hubungan pribadi atau seksual dengan Epstein, serta menyatakan penyesalan atas kesalahan penilaian dalam menilai karakter Epstein.
Komite penyelidik menekankan pentingnya transparansi, terutama mengingat peran Gates sebagai salah satu dermawan terbesar di dunia. Meskipun tidak ada tuduhan kriminal resmi yang diarahkan kepada Gates, kesaksian ini menjadi bagian dari upaya Kongres untuk menelusuri jaringan pertemanan dan potensi konflik kepentingan di kalangan elit ekonomi.
Sidang tertutup ini diperkirakan akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan terkait pengawasan dana filantropi dan hubungan antara tokoh bisnis dengan individu yang terlibat dalam kejahatan seksual. Pemerintah AS kini menunggu hasil akhir penyelidikan untuk menentukan langkah selanjutnya.