Setapak Langkah – 21 Mei 2026 | PT Pegadaian menegaskan komitmen untuk terus melaju dalam program “MengEMASkan Indonesia” dengan menampilkan kinerja keuangan yang sangat mengesankan pada kuartal pertama tahun 2026. Laporan keuangan interim mengungkapkan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang signifikan, sekaligus memperluas portofolio layanan berbasis emas.
Berikut rangkuman pencapaian utama Pegadaian pada periode tersebut:
| Indikator | 2025 | 2026 Q1 |
|---|---|---|
| Pendapatan Bersih | Rp 12,3 triliun | Rp 3,4 triliun |
| Laba Bersih | Rp 1,8 triliun | Rp 620 miliar |
| Return on Equity (ROE) | 12,5% | 14,2% |
| Portofolio Deposito Emas | Rp 5,2 triliun | Rp 6,0 triliun |
Keberhasilan ini didorong oleh peluncuran dan pengembangan rangkaian produk Bulion Services terlengkap di Indonesia, yang mencakup:
- Deposito Emas – produk simpanan berjangka dengan jaminan emas fisik, memberikan imbal hasil kompetitif.
- Pinjaman Modal Kerja Emas – fasilitas kredit untuk pelaku usaha yang menggunakan emas sebagai agunan, mempercepat likuiditas bisnis.
- Jasa Titipan Emas Korporasi – layanan penempatan emas bagi perusahaan yang ingin mengamankan aset berharga dengan prosedur terstandarisasi.
- Perdagangan Emas – platform jual beli emas fisik dan digital yang mendukung transaksi cepat dan transparan.
Strategi diversifikasi layanan ini tidak hanya memperkuat posisi Pegadaian sebagai lembaga keuangan mikro terbesar di tanah air, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas nilai tukar emas nasional serta meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat dan korporasi.
Manajemen Pegadaian menegaskan bahwa fokus ke depan akan tetap pada inovasi produk, digitalisasi layanan, serta kolaborasi dengan institusi keuangan lain untuk memperluas ekosistem emas Indonesia. Dengan landasan kebijakan yang mendukung, diharapkan kinerja gemilang ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada kuartal-kuartal berikutnya.