Setapak Langkah – 13 Juli 2026 | Program UMiMAX yang dikelola Pertamina terus memperluas jangkauannya untuk membantu kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi. Pada fase terbaru, Pertamina menargetkan penambahan sebanyak seribu penerima manfaat, sehingga total penerima manfaat diproyeksikan meningkat secara signifikan.
UMiMAX (Usaha Mikro Maksimal) adalah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang memfokuskan pada usaha ultra‑mikro. Program ini menyediakan bantuan berupa pelatihan kewirausahaan, modal awal, serta pendampingan teknis bagi pelaku usaha yang belum memiliki akses ke fasilitas perbankan atau lembaga keuangan lainnya.
Berikut adalah beberapa poin utama dari rencana ekspansi tersebut:
- Target tambahan: 1.000 usaha ultra‑mikro baru yang akan menerima bantuan.
- Jenis bantuan: Pelatihan manajemen usaha, penyediaan modal mikro, serta bimbingan pemasaran.
- Wilayah fokus: Daerah‑daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, termasuk wilayah pedesaan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
- Waktu pelaksanaan: Program akan diluncurkan secara bertahap mulai kuartal kedua 2024 dan diperkirakan selesai pada akhir 2025.
Dengan tambahan seribu penerima manfaat, UMiMAX diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Menurut data internal Pertamina, setiap usaha yang berhasil mendapatkan dukungan UMiMAX rata‑rata meningkatkan pendapatan rumah tangga sebesar 30‑40 persen dalam satu tahun pertama.
Berikut gambaran perkiraan peningkatan pendapatan yang diharapkan:
| Jumlah Usaha | Peningkatan Pendapatan (%) |
|---|---|
| 100 | 35 |
| 500 | 38 |
| 1.000 | 40 |
Penerapan program ini juga melibatkan kolaborasi dengan lembaga non‑pemerintah, koperasi lokal, serta bank mikro untuk memastikan penyaluran dana tepat sasaran. Selain itu, mekanisme monitoring dan evaluasi berbasis digital akan membantu Pertamina memantau progres masing‑masing usaha secara real‑time.
Keberhasilan UMiMAX tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, melainkan juga dari kemampuan usaha yang didukung untuk tumbuh mandiri dan berkontribusi pada perekonomian daerah. Dengan target tambahan ini, Pertamina berharap dapat memperkuat ekosistem usaha mikro, mengurangi tingkat kemiskinan, serta mendorong inklusi keuangan di seluruh Indonesia.