Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa spekulasi mengenai penurunan klasifikasi Indonesia ke Frontier Market tidak berdasar. Menurut pernyataan resmi, Indonesia tetap berada dalam kategori Emerging Market pada indeks MSCI.
BEI menunggu keputusan final dari MSCI yang biasanya dirilis pada kuartal pertama tahun depan. Sementara menanti, otoritas pasar modal tetap optimis karena indikator fundamental ekonomi Indonesia masih menunjukkan tren positif.
Berikut beberapa kriteria utama yang dipertimbangkan MSCI dalam menilai status pasar:
| Kriteria | Status Indonesia |
|---|---|
| Likuiditas Saham | Memenuhi ambang batas minimum |
| Kapitalisasi Pasar | Termasuk dalam 20% teratas MSCI Emerging Markets |
| Regulasi & Tata Kelola | Terus diperbaiki melalui kebijakan pemerintah |
| Stabilitas Makroekonomi | Inflasi terkendali, pertumbuhan GDP positif |
BEI menyoroti upaya pemerintah dalam meningkatkan likuiditas, memperluas basis investor, serta memperkuat tata kelola pasar modal. Semua langkah tersebut diharapkan dapat memperkokoh posisi Indonesia sebagai Emerging Market.
Jika Indonesia berhasil dipertahankan dalam kategori Emerging Market, aliran investasi asing diperkirakan akan tetap kuat, mendukung pertumbuhan reksa dana dan nilai tukar. Sebaliknya, penurunan ke Frontier Market dapat mengurangi minat dana internasional.
BEI mengajak seluruh pemangku kepentingan – termasuk regulator, perusahaan, dan investor – untuk terus berkolaborasi demi meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia agar memenuhi standar MSCI.