Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | JAKARTA, REPUBLIKA.CO.ID – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menegaskan kembali bahwa dirinya tidak memiliki unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu disampaikan setelah beredar rumor yang menyebutkan ia memiliki dapur khusus untuk program tersebut.
Dudung menolak keras tuduhan tersebut dan mengajak publik serta pihak yang menyebarkan informasi itu untuk membuktikannya secara langsung. “Jika ada yang dapat menunjukkan bukti bahwa saya memang memiliki dapur MBG, saya bersedia memberi hadiah kepada mereka,” ujarnya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan Dudung dalam klarifikasinya:
- Ia tidak terlibat dalam pengelolaan atau operasional SPPG yang menjadi bagian dari MBG.
- Program MBG dikelola oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, bukan oleh staf kepresidenan.
- Rumor tersebut tidak memiliki dasar fakta dan dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat.
- Dudung menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarluaskan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri diluncurkan pemerintah pada tahun 2023 dengan tujuan menurunkan tingkat kekurangan gizi pada kelompok rentan, terutama anak-anak di daerah miskin. Program ini menyediakan paket makanan bergizi yang didistribusikan melalui jaringan posko gizi di seluruh Indonesia.
Secara resmi, dapur MBG berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan, bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan serta lembaga swadaya masyarakat. Tidak ada keterlibatan langsung Kepala Staf Kepresidenan dalam pengelolaan dapur tersebut.
Dengan menegaskan posisi ini, Dudung berharap dapat mengakhiri spekulasi yang tidak berdasar serta mengingatkan publik untuk selalu memeriksa kebenaran sumber sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi.