Setapak Langkah – 20 April 2026 | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengumumkan bahwa kondisi banjir yang melanda beberapa kelurahan pada akhir pekan lalu kini menunjukkan tanda‑tanda mereda. Air yang sempat menggenangi jalan‑jalan utama dan rumah penduduk mulai berkurang secara signifikan sejak pagi hari ini, berkat upaya pompa darurat dan drainase yang berfungsi kembali.
- Kelurahan yang paling terdampak: Cijantung, Cilandak, dan Kebayoran Lama.
- Fasilitas umum yang sempat ditutup: Sekolah Dasar 04 Kebayoran, Posko Kesehatan Cilandak, dan pasar tradisional Cijantung.
- Jumlah pompa yang dikerahkan: 12 unit, dengan kapasitas total 3.600 meter kubik per jam.
Tim lapangan BPBD bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum serta relawan masyarakat melakukan pembersihan sedimen di selokan utama. Selain itu, warga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran drainase agar aliran air tidak kembali tersumbat.
Para ahli meteorologi memperkirakan curah hujan akan menurun dalam 48 jam ke depan, sehingga risiko banjir kembali dapat ditekan. Namun, mereka menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jangka panjang, termasuk peningkatan kapasitas drainase dan penataan ruang yang lebih baik.
Pemerintah provinsi menyiapkan bantuan dana darurat sebesar Rp 5 miliar untuk mempercepat perbaikan jalan rusak dan pemulihan fasilitas publik. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Sosial kepada keluarga yang kehilangan harta benda akibat banjir.
Warga yang terkena dampak diharapkan melaporkan kerusakan secara resmi agar proses bantuan dapat berjalan lancar. Meskipun situasi kini mulai membaik, BPBD tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.