Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Gorontalo, Dr. Hasri Ainun Habibie, menjelaskan mengapa terapi insulin tetap menjadi pilihan utama bagi sebagian pasien diabetes, meskipun adanya beragam alternatif obat oral.
Berikut beberapa alasan utama yang diuraikan oleh Dr. Hasri:
- Kontrol Glukosa Lebih Stabil: Insulin bekerja secara langsung menurunkan kadar gula darah, sehingga memberikan kontrol yang lebih konsisten terutama pada pasien dengan kadar gula yang sangat tinggi.
- Menunda Komplikasi Jangka Panjang: Penggunaan insulin yang tepat dapat mengurangi risiko komplikasi serius seperti retinopati, nefropati, dan neuropati.
- Fleksibilitas Dosis: Dosis insulin dapat disesuaikan secara individual, baik berdasarkan pola makan, aktivitas fisik, maupun perubahan kondisi medis lainnya.
- Efektivitas pada Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Berat: Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak memproduksi insulin sama sekali, sehingga terapi ini wajib. Pada tipe 2 dengan kontrol yang tidak memadai menggunakan obat oral, insulin menjadi pilihan selanjutnya.
- Mengurangi Beban Hipoglikemia: Insulin modern, terutama yang berperan cepat atau berjangka panjang, dapat diminimalisir risiko hipoglikemia bila diberikan dengan monitoring yang tepat.
Dr. Hasri juga menekankan pentingnya edukasi pasien tentang cara menyuntik insulin, penyimpanan yang benar, dan pemantauan gula darah secara rutin. “Kepatuhan pasien pada jadwal dan teknik penyuntikan sangat menentukan keberhasilan terapi,” ujarnya.
Selain itu, dokter menambahkan bahwa kolaborasi antara tim medis, keluarga, dan pasien sangat krusial. Dukungan psikologis dan pemahaman tentang manfaat insulin dapat meningkatkan motivasi pasien untuk terus melanjutkan terapi.