Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Jakarta menjadi saksi terobosan teknologi ketika AGIBOT, perusahaan robotik asal Jepang, bersama mitra lokalnya, ASIX, mempersembahkan sebuah robot humanoid berteknologi tinggi pada acara budaya tahunan yang digelar di pusat pameran JIExpo.
Robot tersebut, yang diberi nama “Nara”, memiliki tinggi 1,75 meter, kemampuan berinteraksi melalui suara alami, serta dilengkapi dengan sensor gerak dan pengenalan wajah yang memungkinkan ia menyesuaikan respons sesuai audiens. Nara dapat menirukan gerakan tarian tradisional, menyampaikan cerita rakyat, bahkan berpartisipasi dalam sesi tanya‑jawab secara real‑time.
Kolaborasi AGIBOT dan ASIX dimulai pada awal 2023, ketika kedua belah pihak menandatangani kesepakatan untuk mengembangkan solusi AI yang dapat diintegrasikan ke dalam konteks kebudayaan Indonesia. Tim teknis ASIX bertanggung jawab atas adaptasi bahasa, pemrograman konten lokal, serta pengujian di lapangan, sementara AGIBOT menyediakan platform robotik dan algoritma pembelajaran mesin.
- Fitur utama robot: pengenalan suara multibahasa, ekspresi wajah digital, kemampuan navigasi otonom di ruangan penuh kerumunan.
- Manfaat bagi budaya: memperkenalkan warisan tradisional kepada generasi muda melalui medium interaktif.
- Rencana ke depan: produksi massal untuk museum, sekolah, dan festival budaya di seluruh Asia Tenggara.
Panitia acara menilai kehadiran Nara sebagai nilai tambah yang signifikan, karena menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk pelajar, akademisi, serta profesional industri kreatif. Menurut Ketua Panitia, “Integrasi teknologi tinggi dengan unsur budaya dapat membuka cara baru dalam edukasi dan pelestarian warisan budaya. Kami berharap kolaborasi ini menjadi contoh bagi inovasi serupa di masa mendatang.”
Selain demonstrasi robot, AGIBOT dan ASIX juga menyelenggarakan lokakarya singkat tentang dasar‑dasar pemrograman AI bagi peserta yang berminat mengembangkan aplikasi serupa. Lokakarya tersebut mencakup sesi praktik menggunakan kit pengembangan robotik berbasis Raspberry Pi serta modul pembelajaran mesin berbasis TensorFlow.
Keberhasilan penampilan ini menandai langkah penting bagi industri robotika di Indonesia, yang kini semakin didukung oleh investasi asing dan ekosistem startup yang dinamis. Dengan dukungan pemerintah melalui program “Digital Indonesia 2025“, diharapkan lebih banyak inovasi teknologi yang terintegrasi dengan kekayaan budaya bangsa.