Setapak Langkah – 25 Agustus 2026 | Untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda dua sektor di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pemerintah mengerahkan sekitar 350 personel gabungan. Tim terdiri atas aparat pemadam kebakaran, Satgas TNI, Polri, serta unsur Satpol PP dan relawan setempat.
Kerja sama lintas lembaga ini dimulai sejak awal pekan lalu setelah laporan kebakaran menyebar luas. Personel dibagi menjadi beberapa regu yang masing-masing bertugas memantau titik panas, mengendalikan api, dan melakukan evakuasi warga terdampak.
Langkah penanggulangan meliputi:
- Penggunaan helikopter pemadam untuk menurunkan air ke area yang sulit dijangkau.
- Pengerahan tim darat dengan peralatan pemadam portable dan kendaraan off‑road.
- Pemasangan pemantauan satelit dan drone untuk memetakan penyebaran api secara real‑time.
- Koordinasi dengan aparat kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban luka bakar ringan.
Selain upaya pemadaman, tim juga melakukan tindakan pencegahan, antara lain penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya tidak membakar sampah secara terbuka, serta penanaman kembali area yang terbakar untuk memulihkan ekosistem hutan.
Hingga saat ini, intensitas api berhasil ditekan, namun petugas tetap waspada karena kondisi cuaca yang masih kering. Pemerintah Kabupaten berkomitmen meningkatkan kapasitas penanggulangan karhutla dengan menambah peralatan modern dan pelatihan bagi personel.