Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Data terbaru menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2025 jumlah pemilik rekening pasar modal di Indonesia mencapai 20,32 juta, atau sekitar 7,5 persen dari total penduduk. Angka ini menandakan pertumbuhan signifikan dibandingkan lima tahun sebelumnya, namun peningkatan jumlah akun belum tentu berbanding lurus dengan tingkat literasi investasi.
- Rasio aktif vs pasif: Sekitar 15 persen dari total investor terdaftar melakukan transaksi minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir.
- Dominasi produk reksa dana: Lebih dari setengah investor pasif memilih produk reksa dana, karena dianggap lebih mudah dan kurang berisiko.
- Kendala utama: Kurangnya edukasi, ketakutan risiko, dan persepsi bahwa pasar modal hanya untuk kalangan elit.
Berbagai inisiatif pemerintah dan lembaga keuangan telah diluncurkan untuk meningkatkan literasi keuangan, antara lain program “Fintech Literacy” dan kampanye edukasi di perguruan tinggi. Namun, tantangan struktural seperti akses internet yang belum merata dan rendahnya penetrasi pendidikan finansial di sekolah masih menjadi hambatan.
Analisis menunjukkan bahwa untuk mengoptimalkan potensi pasar modal, diperlukan upaya sinergis antara regulator, institusi keuangan, dan media massa. Pendidikan investasi harus dimulai sejak dini, dengan kurikulum yang menekankan prinsip dasar menabung, diversifikasi, dan manajemen risiko.