Setapak Langkah – 19 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan operasional seratus enam puluh satu (1.061) Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada kunjungan kerja ke sejumlah wilayah desa. Acara tersebut menandai langkah penting dalam rangka memperkuat perekonomian desa melalui model koperasi yang berlandaskan semangat kebangsaan.
Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah yang mengintegrasikan dukungan keuangan, pelatihan keterampilan, dan akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Setiap koperasi diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi lokal, menghubungkan petani, pengrajin, dan pelaku usaha lainnya dengan sumber daya yang lebih luas.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Jumlah Kopdes yang dioperasikan | 1.061 |
| Total anggota terdaftar (perkiraan) | ~250.000 orang |
| Anggaran pendampingan | Rp 1,5 triliun |
| Fokus sektor utama | Pertanian, Perikanan, Kerajinan, Pariwisata Desa |
Berikut beberapa manfaat utama yang diharapkan dari peluncuran Kopdes Merah Putih:
- Peningkatan akses pembiayaan bagi usaha mikro dengan suku bunga kompetitif.
- Penyediaan pelatihan bisnis dan manajemen keuangan bagi anggota.
- Pembentukan jaringan pemasaran digital yang mempermudah penjualan produk lokal.
- Peningkatan pendapatan rumah tangga desa melalui diversifikasi usaha.
- Penguatan kemandirian ekonomi desa sehingga mengurangi migrasi tenaga kerja ke kota.
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan Kopdes Merah Putih akan menjadi tolok ukur keberlanjutan program pembangunan desa. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor swasta, untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Ke depan, pemerintah berencana menambah jumlah koperasi hingga tiga ribu unit dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperluas layanan digital untuk mempermudah proses pengajuan kredit dan pelaporan keuangan. Dengan langkah ini, diharapkan desa-desa di seluruh Indonesia dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.