Museum Singhasari, Mengenal Lebih Jauh Seputar Kerajaan Singhasari di Malang

Museum Singhasari Malang

Museum Singhasari sendiri diresmikan pada 20 Mei 2015. Sampai saat ini, Museum yang memberikan edukasi tentang kerajaan Singasari ini selalu saja dipadati oleh para wisatawan. Entah dari kunjungan sekolah maupun wisatawan yang sengaja datang ke sana.

Pada masa sekolah mungkin kita akan mendengar seputar Kerajaan Singhasari yang didirikan oleh seorang rajanya yang melegenda yaitu Ken Arok.

Kerajaan Singhasari ini terletak di Jawa Timur tepatnya di Malang. Hal tersebut membuat Malang tidak pernah lepas dari berbagai tempat sejarahnya yang saat ini dijadikan sebagai wisata edukasi.

Beragam tempat bersejarah mulai dari situs bersejarah sampai ke museum bisa wisatawan temukan dengan mudah di Malang. Salah satunya museum yang berhubungan dengan Kerajaan Singhasari yaitu Museum Singhasari.

Sesuai dengan konsep utama museum ini, di sana wisatawan akan menemukan berbagai koleksi yang berhubungan dengan peninggalan Kerajaan Singhasari. Banyak edukasi yang akan wisatawan dapatkan ketika mengunjungi Museum Singhasari.

Museum Singhasari ini mulai ramai dikunjungi sejak tahun 2018. Lantaran tempatnya yang seketika viral di media sosial, membuat wisatawan lagi dan lagi mengunjungi tempat ini. Liburan ke museum tidak selamanya membosankan.

Lokasi Kerajaan Singhasari

Wisatawan bisa menemukan beberapa koleksi serta cerita kemajuan dan runtuhnya Kerajaan Singhasari yang terletak di Krajan, Klampok, Singosari, Malang, Jawa Timur. Map klik disini.

Wisatawan hanya perlu menuju ke Jalan Tumapel yang bisa ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit perjalanan. Lokasinya yang berdekatan dengan pusat Kota Malang tentu membuatnya lebih mudah ditemukan.

Ulasaan Koleksi Museum Singhasari

Wisatawan akan disambut oleh keindahan taman yang tertata rapi. Museum Singhasari ini memiliki suasana yang asri dengan udaranya yang sejuk. Tidak heran kebanyakan para pengunjung memilih istirahat di halaman depan setelah lelah berkeliling seisi museum.

Museum Singhasari ini memiliki bentuk bangunan layaknya pendopo. Dengan atap yang menyerupai limas dan gaya arsitekturnya yang kuno. Bangunan tersebut terbagi menjadi 3 ruangan.

Wisata Menarik Lainnya :  11 Pilihan Tempat Beli Batik di Jogja yang Apik

Di ruangan pertama, wisatawan akan melihat beberapa koleksinya seperti koleksi keris, topeng, dan bebatuan. Keris-keris tersebut tidak hanya berasal dari Kerajaan Singhasari saja, ada juga beberapa keris yang diberikan oleh beberapa kerajaan sebagai hadiah.

Keris tersebut dipercaya memiliki tuahnya tersendiri. Untuk koleksi topengnya sendiri terdapat sekitar 360 koleksi yang bisa kita temukan. Ada topeng Klana Sewandana, topeng Dewi Ragil Kuning, dan lainnya.

Di ruangan kedua, wisatawan akan menemukan koleksi benda-benda logam. Ada berbagai jenis benda logam yang akan kita temukan seperti patung, Nekara, Kapak Corong, Perhiasan, dan masih banyak lagi.
Sementara itu, di ruangan ketiganya wisatawan akan melihat miniatur Candi Singhasari, miniatur Candi Jago, dan candi lainnya yang ada di Jawa Timur.

2022 07 30
Foto via Googlemaps/Monas Safir

Di Museum Singhasari juga kita akan menemukan beberapa koleksi arca. Ada 8 arca berukuran besar dan dua diantaranya yaitu arca Ganesha yang merupakan arca peninggalan agama Hindu. Lalu ada Arca Dewi Durga yang sedang berperang. Dan arca lainnya yaitu arca Bhairawa, arca Nandi, arca Mahakala, dan masih banyak lagi.

Wisatawan juga akan dibekali edukasi seputar berdirinya Kerjaan Singhasari, kemajuan Kerajaan Singhasari sampai runtuhnya Kerajaan Singhasari. Edukasi tersebut bisa dalam bentuk narasi maupun video.

Beberapa pengunjung juga memanfaatkan koleksi tersebut sebagai penelitian. Tidak hanya itu saja, di Museum Singhasari juga wisatawan bisa menemukan aneka jajanan mulai dari mendoan, brem, sale pisang, dan masih banyak lagi.

Jajanan tersebut memiliki harga yang terbilang murah yaitu mulai dari Rp 4.000 hingga Rp 15.000.

Bahkan ada beberapa pengunjung yang mengabadikan momennya di Museum Singhasari ini. Ada yang berfoto di area taman, di sudut museum, dan masih banyak lagi. Jepretan tersebut beredar di media sosial sehingga banyak wisatawan yang tertarik juga datang ke Museum Singhasari ini.

Harga Tiket Museum Singhasari

Untuk memasuki Museum Singhasari ini kita akan dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 setiap orang. Selain dari tiket masuk, wisatawan juga akan dikenakan tiket parkir kendaraan bagi yang membawa kendaraan pribadi yang dibanderol mulai dari Rp 2.000.

Wisata Menarik Lainnya :  Saloka Theme Park, Taman Hiburan Terbesar di Jawa Tengah

Wisatawan bisa melakukan pembelian tiket secara online. Pembelian tiket secara online ini diperuntukan bagi wisatawan yang ingin melakukan pembelian dalam jumlah banyak. Kita bisa memesannya melalui nomor 081252444968.

Wisatawan bisa mampir ke Museum Singhasari ini setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 09:00 WIB – 15:00 WIB. Meskipun dibuka mulai pukul 09:00 WIB, loket tiketnya sudah dibuka dari pukul 08:30 WIB.

Akomodasi Terdekat

Berdekatan dengan Museum Singhasari, kita akan menemukan salah satu penginapan berbintang. Hotel tersebut yakni Shanaya Resort Malang. Shanaya Resort Malang ini berlokasi di Jalan Griya Permata Alam, Perun Gpa, Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kita bisa menempuhnya hanya dengan waktu sekitar 10 menit perjalanan. Mengenai tarif penginapan di hotel ini wisatawan akan dikenakan tarif mulai dari Rp 472.000 hingga Rp 944.000 per malam. Wisatawan yang tidak ingin repot melakukan administrasi, bisa reservasi lebih awal melalui nomor (0341) 465757.

Dengan datang ke Museum Singhasari ini, kita akan mendapatkan wawasan dan pengalaman seputar Kerajaan Singhasari. Wisatawan yang menyukai kegiatan berhubungan dengan sejarah wajib banget mampir ke Museum Singhasari ini.

Rate this post
Ibu Rumah Tangga yang memiliki hobi membaca serta menulis cerpen dan ulasan buku.
Avatar for Marlina Septiana
Ibu Rumah Tangga yang memiliki hobi membaca serta menulis cerpen dan ulasan buku.

Kota Lama Semarang, Cagar Budaya Hingga Wisata Edukasi Sejarah

Kota Lama Semarang juga sering disebut Outstadt atau Little Netherland oleh para wisatawan asing....

Masjid Agung Kauman Semarang, Masjid Tertua Dengan Arsitek Belanda

Liburan ke Semarang rasanya tidak akan cukup jika dihabiskan hanya dengan satu hari. Banyaknya...

Vihara Mahavira Graha Semarang, Singgahi Situs Religi Unik

Semarang kini menjadi salah satu kawasan paling diminati oleh para wisatawan yang tengah melakukan...