Klenteng Eng an Kiong: Cagar Budaya, Sejarah Tionghoa di Malang

Klenteng Eng an Kiong Malang

Klenteng Eng an Kiong adalah 1 dari banyaknya bangunan tua bersejarah yang ada di kota Malang. Bangunan bersejarah ini merupakan tempat Sembahyang 3 pemeluk agama Konghucu, Tao dan Budha.

Melihat bangunan begitu solid dan gagah, tidak di sangka ternyata bangunan ini hampir berusia 2 abad, dan telah menjadi salah satu cagar budaya di Malang. Lokasi dari klenteng Eng an kiong di jalan martadinata kotalama, kedungkandang Kota Malang. Jika kamu berkunjung kamu akan melihat 99 patung dewa dewi yang tersebar di seluruh ruang pada konten ini. Terdapat juga sebuah yang besar untuk mengadakan acara atau ritual tertentu.

Alamat: Jl. R.E. Martadinata No.1, Kotalama, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur. Rute ke Klenteng Eng an Kiong
Tiket Masuk: Rp. 3.000,- .
Jam Buka: 08:00 s.d 16:00 WIB

Jika dilihat memang kelenteng ini sangat dengan arsitektur khas Tiongkok. Di bagian depan dengan dengan tiang-tiang besar yang dihiasi dengan ukiran-ukiran Tiongkok. Begitupun dengan interior dari klenteng ini juga terdapat ukiran ukiran naga di beberapa sudut.

1. Sejarah Klenteng Eng an Kiong

Menurut ketua atau pengelola klenteng Eng an keong, ini dibangun pada abad ke-18 oleh letnan kwee sam hwai. Yang merupakan generasi ke-7 dari seorang jenderal pada masa Dinasti Ming. Pembangunannya kelenteng ini mengalami 2 fase tama adalah pada saat pembangunan ruang tengah klenteng pada tahun 1825. Pada tahun 165 sampai 1934 fase kedua disusul dengan pembangunan keseluruhan. Lokasinya sangat strategis sebagai wisata di Malang.

Jika berencana akan berkunjung ke klenteng, jangan khawatir karena lokasinya sangat mudah ditemukan di Malang Kota. Berada tepat di tengah kota dengan posisi strategis untuk menemukan kelenteng ini, posisinya berdekatan dengan Pasar Besar.

Jika kamu datang dari luar kota Malang, bus besar Antar Provinsi pun biasanya melewati klenteng ini, jika ingin menggunakan angkot bisa naik dari terminal Arjosari, pilih angkot jurusan ABG. Jika ingin lebih Semarak kamu bisa datang ke klenteng Eng an kiong hari sabtu dan Minggu. Karena pada hari tersebut biasanya banyak wisatawan juga orang-orang yang datang untuk sembahyang.

Wisata Menarik Lainnya :  Menyinggahi Kampung Wisata Jodipan, Tentu Akan Menyenangkan

Catatan tertulis mengenai sejarah klenteng Eng an kiong ada pada prasasti yang tersimpan rapi di klenteng dengan berbahasa Tiongkok. Dari gaya bangunan klenteng ini adalah Tiongkok sementara 20% lainnya merupakan arsitektur dari Eropa.

Bila dilihat-lihat warna ini sangat ngejreng dengan Dominasi warna merah dan kuning “Makna dari warna merah artinya berani dan kebahagiaan, warna kuning artinya keagungan” kata Anton pengelola klenteng.

2. Arti nama Klenteng Eng an Kiong

Klenteng Eng an Kiong memiliki arti istana keselamatan yang abadi.’ eng’ itu abadi, ‘an’ itu keselamatan, dan Kiong artinya istana.

3. Upacara berkala di Klenteng Eng an Kiong

Imlek di Klenteng Eng an Kiong Malang
Imlek di Klenteng Eng an Kiong Malang

Klenteng Eng an Kiong juga sering mengadakan acara ritual pada hari-hari besar. Dan yang menarik disini adalah para pengunjung, warga lokal ataupun wisatawan bisa menyaksikan dan mengikuti keistimewaan tradisi di klenteng ini.

Sedekah Bumi

Salah satu bentuk kegiatan yang paling adalah dikenal adalah upacara sedekah bumi. Sebagai bentuk penghormatan dan ibadah kepada nenek moyang. Kebiasaan adat asal Tiongkok ini diadakan secara berkala setiap bulan ke-7 tanggal 15 menurut kalender Tiongkok.Pada bulan itu pernah terjadi Paceklik ekstrim di China, dan ini sebagai hari memperingati momen tersebut” menurut Anton.

Upacara Cap Go Meh

Cap Go Meh berasal dari salah satu aksen tionghoa( hokkian), yang berarti hari ke-15 di di tahun pertama. Saat-saat terakhir perrayaan tahun baru china. Pada upacara atau ritual ini klenteng Eng an kiong menyediakan makanan secara cuma-cuma kepada warga masyarakat sekitar ataupun pengunjung. Makanan yang diberikan biasanya berupa lontong, ayam, telur dan sayuran rebung.

Pandemi covid 19 melanda tanah air, berbagai kegiatan yang biasanya sering secara rutin dilakukan untuk sementara ditiadakan untuk menghindari terjadinya kerumunan. Pengunjung yang datang untuk beribadah menjaga protokol kesehatan secara ketat. Untuk pembagian sembako bakti sosial biasanya dikoordinasikan dengan RT dan warga sekitar.

– Wayang Potehi

Ini adalah salah satu kesenian unik dari Tiongkok, mirip mirip seperti wayang golek namun ini terbuat dari kain dikendalikan dengan tangan. Seni ini terkadang masih sering dipertunjukkan di klenteng ini, jika kamu datang berkunjung kamu akan melihat area di mana biasanya kesenian ini dipertontonkan.

Wisata Menarik Lainnya :  9 Daftar Tempat dan Kegiatan Wisata Ungaran Semarang

4. Kesimpulan

Dari Bangunan klenteng ini berikut tradisi warga masyarakat tionghoa dan sekitar. Kita belajar untuk bisa menerima dan saling mengasihi antar sesama manusia meski berbeda, agama, ras, etnik.

Memang pada dasarnya kita semua terlahir Untuk saling membutuhkan, saling mengasihi, dan berbeda-beda.

Rate this post
Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.