Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Fintech Lending Days (FLD) 2026 akan digelar pada 20–21 Agustus 2026 di Bali, menyatukan lebih dari 200 peserta dari ekosistem Pindar serta mitra strategisnya. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi antara pelaku fintech, lembaga keuangan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pulau Dewata.
Selama dua hari, rangkaian kegiatan mencakup diskusi panel, workshop praktis, dan sesi pitching bagi startup fintech yang fokus pada pembiayaan UMKM. Para peserta diharapkan dapat memperoleh insight terbaru mengenai regulasi, teknologi AI dalam penilaian kredit, serta model bisnis inklusif yang dapat meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM Bali.
Agenda utama FLD 2026 meliputi:
- Keynote dari regulator Otoritas Jasa Keuangan tentang kebijakan fintech terkini.
- Panel “Kolaborasi Pindar dengan Industri Lokal” yang menampilkan perwakilan bank, lembaga keuangan non‑bank, dan asosiasi UMKM.
- Workshop “Digital Lending dengan AI” yang membahas algoritma penilaian kredit berbasis data alternatif.
- Sesi pitching 10 startup fintech terpilih yang mendapat pendampingan dari investor.
Berikut adalah contoh jadwal singkat acara:
| Hari | Tanggal | Kegiatan |
|---|---|---|
| Hari I | 20 Agustus 2026 | Keynote, Panel Diskusi, Workshop AI |
| Hari II | 21 Agustus 2026 | Sesi Pitching, Networking, Penutupan |
Para pengusaha UMKM Bali menilai acara ini sebagai peluang penting untuk mengakses pembiayaan yang lebih cepat dan terjangkau. Dengan dukungan jaringan Pindar, diharapkan terwujud peningkatan kapasitas produksi, ekspansi pasar, dan penciptaan lapangan kerja baru.
FLD 2026 juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dimana bank tradisional dapat memanfaatkan data fintech untuk menilai risiko, sementara fintech mendapat akses ke basis nasabah yang lebih luas melalui mitra industri. Sinergi ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekosistem keuangan inklusif di Indonesia, khususnya di daerah pariwisata seperti Bali.
Dengan lebih dari 200 peserta yang hadir, Fintech Lending Days 2026 menjadi panggung utama bagi inovasi pembiayaan UMKM, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat perkembangan fintech di Asia Tenggara.