Setapak Langkah – 20 Agustus 2026 | Tim Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT serta jajaran terkait melaksanakan penyaluran bantuan kepada korban gempa yang terjadi di wilayah provinsi tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memberikan pendampingan psikososial guna menguatkan trauma para korban.
Penyaluran bantuan dilaksanakan di beberapa titik distribusi yang telah dipilih strategis, antara lain di posko-posko pengungsian, balai desa, serta fasilitas umum yang difungsikan sebagai pusat bantuan. Barang yang dibagikan meliputi paket kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, serta perlengkapan kebersihan. Selain itu, terdapat juga distribusi paket sanitasi dan perlengkapan pertolongan pertama.
Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan:
- Paket makanan pokok (beras 5 kg, mie instan, gula pasir)
- Perlengkapan kebersihan (sabun, sikat gigi, pasta gigi)
- Obat-obatan dasar dan pertolongan pertama
- Selimut dan pakaian hangat
Untuk penguatan trauma, tim psikolog dan konselor yang berafiliasi dengan Bhayangkari Daerah NTT memberikan layanan konseling secara gratis. Sesi konseling ini dirancang untuk membantu korban mengelola stres, kecemasan, serta rasa takut yang muncul pasca-bencana. Layanan ini juga mencakup penyuluhan tentang cara menghadapi situasi darurat di masa depan.
Pihak kepolisian menegaskan komitmen terus-menerus dalam memberikan bantuan dan pendampingan kepada masyarakat terdampak. Kegiatan penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban hidup korban serta mempercepat proses pemulihan sosial dan psikologis pasca gempa.