Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Ruang kerja Sekretariat Kabinet (Seskab) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Teddy Luhur, baru-baru ini diubah menjadi ruang bergaya bioskop di pusat kota Jakarta. Renovasi tersebut menampilkan layar lebar, kursi berlapis kulit, serta sistem pencahayaan dan suara yang menyerupai teater modern.
Pejabat Seskab menanggapi kritik dengan menyatakan bahwa transformasi ruang kerja bertujuan meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif bagi para pejabat tinggi. Mereka juga mengklaim bahwa desain bioskop akan dipakai untuk briefing internal, presentasi kebijakan, serta pelatihan staf.
- Ruang kerja lama berukuran 1.200 m².
- Layar lebar berukuran 12 meter.
- Kursi premium sebanyak 150 unit.
- Sistem audio‑visual kelas internasional.
Berbagai komentar muncul di media sosial. Sebagian netizen menilai proyek tersebut sebagai “pemborosan” dan meminta agar anggaran dialokasikan ke sektor kesehatan atau pendidikan. Sementara yang lain berargumen bahwa investasi pada infrastruktur kantor dapat meningkatkan efisiensi kerja pemerintah.
| Komponen | Estimasi Biaya (Rp) |
|---|---|
| Desain & arsitektur | 10.000.000.000 |
| Peralatan audiovisual | 15.000.000.000 |
| Furnitur premium | 8.000.000.000 |
| Renovasi struktural | 12.000.000.000 |
Analisis para pengamat keuangan menekankan bahwa meskipun peningkatan fasilitas kerja dapat berkontribusi pada kinerja birokrasi, prioritas belanja publik sebaiknya diarahkan pada sektor-sektor yang langsung menyentuh kesejahteraan rakyat. Mereka menyarankan adanya evaluasi menyeluruh terhadap manfaat jangka panjang dibandingkan biaya yang dikeluarkan.