Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 17 Agustus 2026, menewaskan 55 orang dan melukai 132 orang. Bencana ini menimbulkan kerusakan luas pada infrastruktur, rumah tinggal, serta fasilitas publik.
Berikut ringkasan data korban dan kerusakan:
- Total korban meninggal: 55 jiwa
- Korban luka-luka: 132 orang
- Wilayah terdampak paling parah: Kabupaten Alor, Flores Timur, dan Timor Tengah Utara
Upaya penanggulangan yang telah dilaksanakan meliputi:
- Tim SAR dari BNPB, TNI, Polri, dan LSM mulai bergerak sejak sore hari setelah gempa.
- Operasi pencarian korban masih berlangsung hingga 17/08/2026, dengan fokus pada bangunan yang runtuh.
- Pusat Pengungsian Sementara (PPS) dibuka di beberapa sekolah dan balai desa untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
- Distribusi bantuan darurat berupa makanan, selimut, dan peralatan medis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT.
Beberapa tantangan yang dihadapi tim penanganan antara lain akses jalan yang terputus, cuaca buruk, serta keterbatasan peralatan SAR di daerah terpencil.
Pemerintah pusat telah menjanjikan bantuan tambahan melalui alokasi dana bencana nasional serta dukungan logistik dari lembaga internasional. Namun, proses rehabilitasi jangka panjang diperkirakan memerlukan waktu berbulan‑bulan hingga tahun depan.