Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal untuk mengisi jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam masa depan mendatang. Penunjukan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kebijakan moneter di tengah dinamika ekonomi global.
Latar Belakang Pendidikan
- Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (2005).
- Magister Kebijakan Publik, Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura (2009).
- Doktor Ekonomi, Universitas Harvard (2015), konsentrasi pada kebijakan moneter dan stabilitas keuangan.
Karier Profesional
Destry telah menapaki jalur karier yang beragam, baik di sektor publik maupun swasta, yang memperkuat kompetensinya dalam bidang ekonomi makro.
| Tahun | Jabatan | Institusi |
|---|---|---|
| 2010‑2014 | Analis Senior | Bank Dunia – Divisi Kebijakan Fiskal |
| 2015‑2018 | Deputi Direktur Kebijakan Moneter | Bank Indonesia |
| 2019‑2022 | Chief Economist | Bank Sentral Asia (ASEAN Central Bank Association) |
| 2023‑sekarang | Profesor Ekonomi | Universitas Gadjah Mada |
Visi dan Misi sebagai Gubernur BI
- Menjaga stabilitas harga dengan target inflasi 2‑3% per tahun.
- Mengoptimalkan likuiditas pasar melalui kebijakan suku bunga yang responsif.
- Memperkuat sistem keuangan nasional dengan regulasi yang adaptif terhadap inovasi fintech.
- Mendorong inklusi keuangan, khususnya bagi wilayah pedesaan.
- Menjalin koordinasi yang lebih erat antara otoritas moneter dan fiskal untuk menghadapi tantangan eksternal.
Dengan pengalaman akademik dan praktis yang luas, Destry Damayanti diharapkan dapat membawa kebijakan moneter yang kredibel serta meningkatkan kepercayaan investor domestik dan internasional.