histats

PDB Industri Fesyen Capai Rp 120,13 Triliun, Belanja Digital Menguat

PDB Industri Fesyen Capai Rp 120,13 Triliun, Belanja Digital Menguat

Setapak Langkah – 05 Agustus 2026 | PDB industri fesyen Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 120,13 triliun pada tahun 2026, menandakan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital untuk berbelanja pakaian dan aksesoris.

Data terbaru menunjukkan bahwa kontribusi sektor fesyen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) naik dari Rp 102 triliun pada 2023 menjadi Rp 120,13 triliun pada 2026, dengan rata‑rata pertumbuhan tahunan sekitar 5,5 %.

Tahun PDB Industri Fesyen (Rp Triliun) Pertumbuhan YoY
2023 102,00
2024 108,50 6,4 %
2025 115,20 6,2 %
2026 120,13 4,3 %

Faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah intensifikasi belanja digital. Platform e‑commerce, aplikasi mobile, dan media sosial kini menjadi kanal utama bagi konsumen untuk menemukan, mengevaluasi, dan membeli produk fesyen.

  • Konten visual – Foto dan video berkualitas tinggi meningkatkan tingkat konversi hingga 30 %.
  • Live shopping – Acara siaran langsung yang menampilkan demonstrasi produk, diskon eksklusif, dan interaksi real‑time menghasilkan lonjakan penjualan harian rata‑rata 15 %.
  • Influencer marketing – Kolaborasi dengan kreator konten lokal memperluas jangkauan merek ke segmen milenial dan Gen‑Z.

Penetrasi internet yang mencapai lebih dari 80 % populasi Indonesia serta peningkatan akses smartphone berperforma tinggi turut memperkuat ekosistem digital. Menurut data internal industri, penjualan melalui kanal digital menyumbang sekitar 45 % dari total nilai transaksi fesyen pada 2026, naik tajam dari 28 % pada 2023.

Selain faktor teknologi, kebijakan pemerintah yang mendukung industri kreatif, termasuk insentif pajak untuk produksi dalam negeri dan program pelatihan digital bagi pelaku UMKM, membantu meningkatkan daya saing produk lokal. Hal ini berimbalan dengan peningkatan ekspor pakaian jadi, yang pada 2026 diperkirakan mencapai Rp 12 triliun.

Namun, tantangan tetap ada. Persaingan ketat dari merek internasional, fluktuasi nilai tukar, dan kebutuhan akan rantai pasokan yang lebih berkelanjutan menjadi perhatian utama bagi pelaku industri. Untuk mengatasi hal tersebut, banyak perusahaan mengadopsi strategi diversifikasi produk, investasi dalam teknologi produksi ramah lingkungan, serta memperkuat kolaborasi lintas‑sektor.

Secara keseluruhan, pencapaian PDB sebesar Rp 120,13 triliun menandakan bahwa industri fesyen Indonesia berada pada jalur pertumbuhan yang kuat, didorong oleh transformasi digital yang terus memperluas pasar domestik dan internasional.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *